Mencegah spam dengan mengubah teks ke gambar

May 17, 2018

Spam merupakan penggunaan sistem pesan elektronik untuk mengirimkan pesan yang tidak diminta atau tidak diharapkan secara massal. Spam sering digunakan untuk mengirimkan email ke banyak penerima yang berisi promosi, hingga phishing. Pengumpulan alamat email korban dilakukan melalui email address harvesting.

Email address harvesting merupakan proses mendapat email address menggunakan berbagai metode. Metode yang paling sederhana adalah membeli database email dari spammer lain. Metode lainnya adalah penggunaan “harvesting bots” atau “harvester” yang menjelajahi halaman web, posting, arsip mailing list, internet forum, dan media online lainnya untuk mendapat email dari data publik.

Banyak individu maupun organisasi yang menjadi korban spam email, tidak terkecuali Kantor Staf Presiden. Kontrol terhadap spam dapat dengan mudah diterapkan antara lain dengan memasang antispam pada sistem email. Metode filter pada antispam dilakukan dengan membandingkan informasi pada email, seperti pengirim, konten, dan properti lainnya, dengan database yang telah ada. Saat sebuah email terindikasi kuat sebagi spam, maka akan diblok oleh sistem dan/atau dimasukkan ke dalam folder Junk penerima.

Namun, saat sebuah email terindikasi lemah sebagi spam, maka akan dilakukan proses learning dengan bantuan informasi dari pengguna. Dalam hal ini, sistem akan mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna bahwa telah masuk email yang mungkin merupakan spam, dan apakah pengguna menganggap ini merupakan email spam (klik Delete) atau legitimate email (klik Release). Informasi dari pengguna ini akan dipelajari dan ditambahkan ke dalam database untuk menghindari email serupa.

Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana mengurangi spam tersebut. Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu kita telusuri bagaimana alamat email target ditemukan. Kita dapat melakukan penelusuran melalui search engine. Dari hasil pencarian, email korban ditemukan dalam hasil pencarian:

Saat diklik, ini merupakan dokuman undangan dalam format PDF yang memuat alamat email target.

Dari sini, kita dapat memilih teknik yang paling mudah untuk menghindari email address harvesting. 

Kita dapat mengganti email address dari plain text menjadi image dengan menggunakan Snipping tools.

 

Dengan demikian, alamat email tidak dapat di-harvest menggunakan teknik web crawling sederhana dan mengurangi kemungkinan email tersebut menjadi target spam.